Home FOTOGRAFI 30 Alat Bantu Fotografi

30 Alat Bantu Fotografi

by Fitno Khaizan

Alat Bantu FotografiBerikut dibawah ini adalah beberapa alat bantu fotografi yang wajib anda miliki untuk setiap genre fotografi. Saat ini fotografer memiliki akses ke sejumlah alat-alat besar, hal Ini dapat membantu mengurangi aktivitas sehari-hari dan prakteknya menjadi efisien.

Alat Bantu Fotografi Secara Teknis

Pada umumnya, jenis-jenis alat bantu fotografi terbagi menjadi dua bagian, yaitu secara teknis dan non teknis, untuk alat bantu secara teknis yaitu langsung terkait dengan pekerjaan di lokasi, berupa alat bantu pemotretan atau pencahayaan.

Sedangkan untuk alat bantu non teknis berupa alat pekerjaan untuk mendukung kelancaran kegiatan teknis, contohnya berupa klerikal atau aplikasi untuk administrasi.

Nah, postingan kali ini kami akan memberikan ulasan yang tentunya lebih detail mengenai jenis-jenis alat bantu fotografi lengkap dengan deskripsinya.

Pencahayaan Pemotretan Perawatan
Barndoors Tudung lensa Blower blush
Holder atau braket Tripod dan monopod Silica gel
Honeycomb Kabel release Tissue lensa
Light stand Filter Waterproof bag
Payung reflector Drone Dry box
Slave unit Background atau stand background
Soft  box
Storbo
Trigger
Flash/ blitz dan flash meter

Dibawah ini penjelasan lebih detail dari beberapa jenis-jenis alat bantu fotografi yang wajib anda ketahui apalagi anda seorang fotografer komersil.

1. Alat Bantu Fotografi Pencahayaan

Alat Bantu Fotografi Secara Teknis1.1 Trigger

Trigger merupakan flash tambahan untuk kamera. cara kerja alat ini dengan memanfaatkan gelombang elektro, trigger cukup efektif untuk membuat cahaya yang tidak diinginkan

1.2 Strobo

Alat ini berfungsi hampir sama dengan reflektor, menangkap cahaya yang bersumber dari cahaya utama. perbedaan paling mendasar adalah ukurannya, lebih besar cahaya yang disimpan, serta cahaya yang di hasilkan lebih besar dari reflektor.

1.3 Barndoors

Barndoors ini berbentuk persegi persegi 4 serta warnanya yang gelap, berfungsi mengarahkan cahaya yang bersumber dari sumber cahaya utama.

1.4 Soft Box

soft box ini berfungsi untuk menghaluskan cahaya yang jatuh ke arah obyek gambar, alat bantu fotografi ini terbuat dari bahan kain yang bentuknya menyerupai piramida Fungsinya mirip dengan flash, tetapi lebih lembut cahayanya.

1.5 Honeycomb

Cara kerja alat ini hampir sama dengan filter, yaitu menjadikan cahaya yang masuk nampak menjadi lebih halus, akan tetapi alat fotografi ini tidak terpasang langsung di body lensa, Bentuknya seperti sarang lebah, biasanya dipasang di lampu sumber cahaya.

1.6 Light Stand

Alat bantu fotografi selanjutnya yaitu Light stand, alat fotografi ini adalah alat yang mempunyai kaki penyangga yang digunakan untuk menopang lampu studio.

1.7 Payung Reflektor

Alat bantu fotografi ini digunakan untuk menghasilkan sifat cahaya dengan jangkauannya yang lebih luas. dengan penggunaan payung reflektor, efek yang dihasilkan dari alat fotografi ini adalah cahaya dan bayangan luas, sehingga bayangan akan terlihat lebih lembut

Payung reflektir umumnya berwarna putih, namun ada juga terdapat warna perak, khusus untuk warna perak supaya lebih kuat, dan untuk warna emas agar cahaya yang dihasilkan terlihat lebih hangat.

1.8 Holder atau Braket

Holder atau juga sering di sebut braket ini berfungsi untuk menyangga slave unit dan flash tambahan, biasanya sering digunakan fotografer profesional, alat fotografi ini bisa dipasang dibadan kamera dslr

1.9 Flash, Blitz dan Flash Meter

Alat bantu fotografi ini sudah tidak asing lagi di kalangan para fotografer pemula ataupun yang sudah pro, Penggunaan flash ataupun blitz yaitu jika dalam pemotretan memerlukan cahaya tambahan, contohnya pada waktu malam hari,

Selain itu, satu lagi namanya flash meter, flash meter ini berfungsi untuk mengukur kekuatan output lampu kilat yang di perlukan.

Baca Juga:

2. Alat fotografi Pemotretan

alat alat fotografi2.1 Filter Lensa

Filter lensa adalah alat bantu fotografi yang berfungsi untuk menyaring cahaya yang masuk ke kamera. dalam memotret penggunaan filter efektif untuk membuat cahaya sehingga menimbulkan efek yang di inginkan.

2.2 Tudung Lensa

Alat ini membantu ini juga jadi penghalang cahaya yang masuk supaya tidak menimbulkan flare pada hasil pemotretan, karena Flare bisa merusak hasil pengambilan gambar serta dapat mengurangi kontras & saturasi.

2.3 3 Tripod dan Monopod

Tripod atau monopod berfungsi untuk penyangga kamera, supaya tidak ada goncangan yang bisa merusak foto yang di hasilkan menjadi blur tidak jelas, maka diperluka alat ini diantara keduanya.

Perbedaan dari keduannya yaitu jumlah kakinya Tripod memiliki tiga, sedangkan monopod hanya satu kaki penyangga dan terlihat simple.

2.4 Stand Background

Background adalah alat bantu fotografi yang digunakan untuk latar belakang khusus di studio. background berbentuk persegi dan berwarna, serta mempunyai macam-macam, pola, corak, atau gambar.

Stand background pada umumnya terdapat 2 kaki penyangga untuk menyangga kain background di belakangnya. sehingga penyangga ini bisa diatur naik turun dan menyesuaikan sesuai kebutuhan.

3. Alat Bantu Fotografi Perawatan

Alat Bantu Fotografi Perawatan3.1 Blower Manual karet

Alat ini merupakan tiupan angin manual digunakan untuk membersihkan lensa atau kamera dari banyaknya debu-debu yang menempel di dalamnya.

3.2 Silica gel

Silica gel adalah gel yang digunakan untuk pengering body kamera serta menghindari kelembaban udara yang terlalu tinggi.

3.3 Tissue lensa

Tisue berfungsi untuk lap body kamera atau mulut lensa yang terkena debu, sehingga kita tidak perlu membersihkan dengan tangan karena sidik jari kita terlalu beresiko jika membersihkan dengan jari tangan.

3.4 Tas Waterproof

tas anti air adalah alat fotografi yang harus dibawa terutama jika melakukan pengambilan gambar di outdoor.

3.5 Dry box

Lemari anti lembab yang berfungsi untuk menjaga kelembaban udara dengan adanya lampu kecil yaitu 2 stenga watt yang ada di dalamnya

Alat Bantu Fotografi Non-teknis

Alat Bantu Fotografi Non teknis1. Kalender

Jika Anda sudah bosan dengan email bolak-balik untuk mengatur planning dengan klien dan kontak bisnis, Kalender adalah alat yang dapat menghemat banyak waktu Anda.

Anda dapat mengirim kalender dengan slot waktu yang tersedia yang dijadwalkan. Klien dapat menghubungi pada waktu yang sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan.

Kedua pihak secara otomatis akan tahu tentang perubahan apa pun. kalender juga akan mengirimkan email untuk mengingatkan klien tentang pernjanjian. kalender juga disinkronkan dengan Google Kalender.

2. Aplikasi Planoly

Meskipun ada beberapa penjadwalan di Instagram yang lain, saya merekomendasikan aplikasi Planoly. aplikasi ini adalah perencana visual pertama untuk Instagram,

Hal ini juga memungkinkan Anda untuk menjadwalkan posting terlebih dahulu. Aplikasi ini memiliki pilihan yang gratis atau berbayar.

Perbedaan utama antara gratis dan berbayar adalah jumlah akun dan pengguna Instagram yang diizinkan. Serta penyertaan fitur premium, seperti analytics dan kotak masuk komentar.

Aplikasi ini juga memberi anda wawasan tentang hari dan waktu, ketika follower Anda terlibat dengan postingan.

Akun gratis terbatas untuk membebaskan 30 unggahan sebulan. jika Untuk fotografer lepas , ini rata-rata untuk satu posting sehari juga sudah cukup banyak.

3. Google Drive

Dalam hal mencadangkan pekerjaan, mempunyai banyak salinan foto menggunakan beberapa metode adalah cara terbaik untuk memastikan bahwa Anda siap jika terjadi hal yang tidak di inginkan.

Anda harus back-up file foto dan pekerjaan di hard drive eksternal dan perangkat lunak cloud. Sebaiknya simpan juga salinan gambar resolusi tinggi yang menurut anda paling terbaik di sistem cloud sekunder seperti Google Drive.

Sistem cloud memang tidak sempurna. Mereka bisa saja punya kelemahan dapat diretas, dan mengakibatkan file terhapus, atau akun anda dapat ditutup karena Anda lupa membayar tagihan.

Penyedia layanan juga bisa saja dapat gulung tikar atau tidak ada lagi. Solusi untuk ini adalah memiliki versi PSD (photoshop) dari gambar terbaik Anda dan file klien untuk sedikit keamanan yang lebih ekstra.

3. Website Portofolio 

Situs web fotografi yang menarik adalah alat bantu fotografi yang penting untuk semua tingkat fotografer. Ini menunjukkan pekerjaan Anda dalam cahaya terbaik.

Hanya mengandalkan media sosial untuk menarik klien fotografi adalah strategi yang kurang efektif. Ini hanya akan membuat Anda terlihat seperti seorang amatir, dan menarik klien terkesan utamanya murahan, dan bukan gambar berkualitas tinggi.

Instagram bisa membuat nama Anda dikenal dan meningkatkan jangkauan. Tapi itu harus merujuk direct ke situs web profesional.

Situs seperti Wix dan Squarespace memiliki banyak template untuk anda pilih. Situs khusus fotografer seperti Photoshelter dan Smug Mug menawarkan berbagai alat untuk mempermudah berbagi dan menjual foto Anda .

Untuk detail lebih lanjut tentang pembuat situs web terbaik untuk fotografer, buka di sini.

4. Google Analytics

Jika anda mempunya web portofolio, Salah satu alat terpenting untuk melengkapi situs web portofolio Anda adalah Google Analytics. Ini akan memberikan grafik perkembangan portofolio anda

Informasi ini dapat membantu untuk meningkatkan peringkat web potofolio anda sehingga bisa mendapatkan lebih banyak pengunjung yang melihat. Google Analytics juga memungkinkan untuk mengungkap masalah apa pun dengan web portofolio anda.

5. List Harga

Beberapa genre fotografi tidak memerlukan daftar harga, Namun untuk seorang fotografer komersial, kutipan Anda akan bervariasi dari satu proyek ke proyek lainnya dan didasarkan pada ruang lingkup.

Jika Anda seorang fotografer pernikahan, potret atau kamar kerja, Anda mungkin menawarkan paket layanan dengan harga yang ditetapkan.

Beberapa fotografer memposting harga mereka di situs web atau feed instagram mereka. Jika Anda memilih untuk tidak mempublikasikannya kepada calon klien, kirimkan email kepada mereka daftar harga dalam format PDF.

Anda dapat mendesain brosur yang menarik di Canva atau Photoshop. serta juga dapat memilih untuk mencetak beberapa sehingga klien dapat meneruskannya ke rujukan.

6. Portofolio Fisik (Cetak)

Jika Anda seorang fotografer komersial, portofolio cetak adalah suatu keharusan. Klien potensial, seperti biro iklan, Pertama kali akan menemukan merek Anda melalui situs web atau instagram. Art Director atau tim kreatif perlu melihat portofolio cetak Anda.

Seperti halnya promo, portofolio cetak akan menunjukkan bagaimana karya terlihat di media cetak. Anda bisa mendapatkannya dicetak di situs-situs seperti yang terpercaya dengan harga yang terjangkau.

Anda perlu mencetak buku baru saat ingin memperbaruinya. hal ini mungkin ingin menggunakan sesuatu seperti portofolio posting sekrup dengan halaman yang dapat dilepas, seperti yang ditawarkan oleh Shrapnel Design.

7. Kartu Nama

Media Sosial dan situs seperti facebook dapat membuat kartu nama tampak seperti masa lalu. Tetapi jaringan tatap muka sama pentingnya seperti sebelumnya, dan kartu nama adalah cara berbiaya murah untuk membuat kesan yang bertahan lama.

Ketika dirancang dengan benar, mereka dapat berbicara banyak tentang Anda dan pekerjaan, Cetak gambar di bagian belakang kartu nama dan pastikan fontnya bersih dan menarik.

Salah satu printer yang termasukmasuk favorit saya untuk kartu nama adalah MOO . Mereka menawarkan kemampuan untuk mencetak desain atau gambar yang berbeda pada setiap kartu dalam satu paket.

Jangan memasukan terlalu banyak informasi pada kartu. Dan membayar uang lebih untuk kertas kualitas terbaik. Kartu nama yang murah dan tipis akan mendevaluasi brand Anda.

8. Potongan Promo

Terlepas dari menjamurnya media digital, media cetak tidak akan mati. Berbagai klien mulai dari calon pengantin hingga art director masih ingin melihat gambar di media cetak . Cetak menawarkan kualitas tinggi yang tidak dapat ditandingi oleh komputer Anda.

Sebuah karya cetak berkualitas tinggi dapat menjadi perbedaan antara mendapatkan pekerjaan atau tidak. Brosur menarik yang menggambarkan layanan Anda bisa menjadi barang penjualan yang bagus untuk dibagikan kepada calon pelanggan.

Jika Fotografer komersial mengirimkan promo seperti majalah kepada sekelompok klien terpilih. Hal ini memastikan bahwa mereka akan menjadi “top of mind” ketika sebuah pertunjukan muncul.

9. Canva

Gunakan Canva untuk membuat grafik untuk blog, portofolio, akun media sosial, dan materi pemasaran lainnya .

Versi berbayar menawarkan lebih banyak opsi. Versi gratisnya lebih dari cukup untuk membantu Anda membuat beberapa visual yang terlihat profesional. Ini akan membantu Anda mempromosikan bisnis fotografi Anda .

10. Harddisk external

Anda perlu menyimpan foto dalam program berbasis cloud serta setidaknya pada beberapa harddisk eksternal.

Saran yang baik adalah menyimpan folder footage Anda pada beberapa harddisk eksternal portabel 1TB. Dan pada hard drive 4TB yang lebih besar yang Anda tetap colokkan ke komputer Anda.

Simpan satu harddisk di luar lokasi. Tinggalkan di rumah teman atau saudara, atau bahkan di brankas lemari anda

Jika komputer Anda dicuri, hard drive eksternal apa pun yang terpasang di dalamnya juga dapat diambil. Dengan memiliki salinan pekerjaan di luar lokasi, maka akan terlindungi jika terjadi kebakaran atau banjir, atau bencana alam lainnya.

11. Super Duper

Super Duper sangat berguna jika kita perlu membuat salinan data yang dapat di-boot. Ini dapat terjadi ketika Anda mengupgrade komputer dan perlu mentransfer data.

Program untuk MacOS ini membuat prosesnya tidak terlalu sulit. Ini memungkinkan Anda untuk menyimpan cadangan yang dapat di-boot bersama volume mesin waktu. dan Ini memiliki penjadwal bawaan untuk membuat cadangan secara otomatis.

Nah itulah ulasan mengenai alat bantu fotografi yang harus anda ketahui, semoga postingan ini bermanfaat, ikuti terus blog ini, untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat khusus untuk anda yang belajar fotografi secara otodidak.

Related Articles

Leave a Comment