Home FOTOGRAFI Apa Itu Depth of Field?

Apa Itu Depth of Field?

by Fitno Khaizan

Apa Itu Depth of FieldApa Itu Depth of Field- Bagi seseorang yang sudah lama bergelut di dunia fotografi mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah depth of field.

Ya, depth of field atau yang biasa disebut dengan DoF merupakan sebuah ukuran seberapa luas area ketajaman yang terlihat pada sebuah foto. Yang mana jarak fokus pada sebuah foto cukup bervariasi.

Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya terkait apa itu depth of field, apa saja faktor yang dapat mempengaruhi dof serta kegunaannya, simak penjelasan berikut ini. Pasalnya dalam dunia fotografi penerapan Depth of Field sangatlah penting.

Apa Itu Depth of Field (Dof)

Apa Itu Depth of Field (Dof)Sebelum membahas lebih jauh terkait depth of field, hal penting yang harus diketahui terlebih dahulu yaitu pengertiannya.

Secara sederhana DoF atau depth of field merupakan ukuran luas area yang terlihat lebih tajam atau fokus pada sebuah foto. Yang mana setiap foto yang dihasilkan mempunyai area fokus yang cukup bervariasi.

Misalnya saja pada foto pemandangan yang pada umumnya mempunyai area fokus yang terlihat merata. Dengan kata lain, hampir semua bagian pada foto pemandangan terlihat lebih tajam dan tidak ada blur.

Berbeda dengan foto lainnya yang terfokus pada satu benda, biasanya bagian lainnya akan terlihat blur. Yang mana sebuah foto bisa dikatakan mempunyai DoF yang luas jika objek foto mempunyai ketajaman yang cukup merata.

Sebaliknya, sebuah foto mempunyai DoF yang sempit jika hanya bagian-bagian tertentu terlihat blur dan bagian lainnya tajam.

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Dof

Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Depth of FieldAda 4 faktor yang harus diketahui karena dapat mempengaruhi DoF sebuah foto. Nah, untuk menghasilkan foto DoF yang sesuai dengan keinginan, bisa menerapkan salah satu faktor atau mengkombinasikan semuanya. Nah, sebagaimana berikut ini beberapa faktor tersebut.

1. Aperture

Aperture memiliki peranan yang sangat penting untuk menciptakan DoF pada sebuah foto. DoF yang sempit dihasilkan jika angka aperture kecil atau bukaan lensa angka besar.

Sedangkan DoF yang lebar dihasilkan dari angka aperture bukaan besar atau bukaan lensa kecil. Untuk mengetahui lebih jelasnya terkait aperture, Anda bisa mencari banyak informasi melalui internet ataupun belajar langsung pada seorang fotografer.

2. Panjang Fokus atau Focal Leght

Panjang fokus lensa atau focal length merupakan menggunakan lensa yang mempunyai kemampuan untuk memperbesar objek foto yang jaraknya jauh. Yang mana DoF akan semakin sempit jika Focal Leght semakin panjang.

Sedangkan DoF yang dihasilkan akan semakin luas jika Focal Leght semakin panjang. Yang dimaksudkan DoF kecil, Focal Leght 105 mm dan Focal Leght 18 mm menghasilkan DoF lebihs sempit.

3. Jarak Kamera dengan Objek Foto

Jarak antara kamera dengan objek semakin dekat, maka DoF yang dihasilkan akan semakin sempit. Sebaliknya DoF akan semakin luas jika jarak kamera dengan objek jauh.

4. Ukuran Sensor

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya terkait apa itu Depth of Field, sehingga DoF yang dihasilkan akan lebih bagus jika menggunakan sensor kamera yang lebih besar.

Pasalnya setiap kamera mempunyai ukuran sensor yang berbeda. Semakin besar sensor kamera maka semakin banyak juga keunggulan yang dimiliki. Adapun salah satu keunggulannya dapat menajamkan fokus foto.

Baca Juga:

Fungsi Dari Depth of Field

Tips Mengoptimalkan Depth of FieldDepth of field yang sempit dikarenakan bukaan aperture lebar f/1.8. Nah, hal tersebut bisa membuat area di depan dan di belakang fokus point’ akan telrihat lebih sempit. Justru hal yang seperti inilah bisa menyebabkan objek yang berada di belakang serta di depan fokus menjadi out of fokus.

DoF yang sempit biasanya digunakan untuk mengisolasi subjek dari lingkungan sekitar. Sehingga hal ini dapat memberikan cukup banyak keuntungan untuk fotografi portrait, makro dan olahraga. Pasalnya mengenal teknik ini cukup menguntungkan untuk menghasilkan foto yang bagus.

Sedangkan DoF yang lebar dikarenakan bukaan diafragma f/16. Sehingga hari ini dapat menghasilkan fokus pada semua area yang terdapat di latar belakang ataupun di depan.

Biasanya DoF yang lebar ini sering diterapkan pada fotografi landscape dan fotografi architectural. Dengan banyaknya istilah dalam dunia fotografi, tentu tak heran jika mempelajari fotografi tidak semudah seperti yang dibayangkan.

Tips Mengoptimalkan Depth of Field

Fungsi Dari Depth of FieldApa itu depth of field yang telah dijelaskan sebelumnya bisa memberikan pengetian yang jelas. Namun, bagi fotografer pemula untuk mengetahui cara mengambil foto DoF memang sulit untuk dilakukan.

Dalam hal ini bisa menggunakan kamera profesional agar hasilnya lebih powerfull dibandingkan dengan menggunakan kamera smartphone yang sebenarnya masih banyak sekali kekurangannya.

Apalagi saat ini untuk menghasilkan sebuah foto yang bagus terdapat teknik depth of field yang sempit. Jika menggunakan kamera smartphone masih banyak sekali keterbatasan, sehingga anda akan kesulitan untuk mendapatkan foto dengan teknik DoF.

Namun, bukan berarti menggunakan Smartphone tidak bisa mengoptimalkan Depth of Field. Yang mana berikut ini beberapa tips yang bisa anda terapkan dengan menggunakan kamera smartphone.

1. Pastikan jika anda mempunyai smartphone yang mempunyai kualitas kamera bagus. Hal ini bertujuan agar untuk memudahkan Depth of Field pada foto.
Adapun kualitas kamera yang sangat disarankan untuk digunakan harus mempunyai resolusi yang tinggi. Apalagi saat ini banyak sekali smartphone murah tetapi kualitas kameranya cukup bagus.
2. Langkah selanjutnya pastikan jarak kamera dengan objek tidak terlalu jauh. Sebaliknya jika jarak antara kamera dengan objek jauh, maka hasil Depth of Field akan semakin sempit.
Mungkin jika biasanya kebanyakan orang akan melakukan zooming jika jarak objek dari kamera cukup jauh. Namun, foto yang dihasilkan dari zooming tidak bagus dan bisa pecah-pecah.
3. Untuk menghasilkan sebuah foto yang bagus dengan teknik depth of field yang maksimal, pastikan jika mendapatkan pencahayaan yang cukup. Pasalnya sebuah foto yang kekurangan pencahayaan tidak terlihat jelas dan buram.
4. Panjang fokus atau Focal Leght merupakan menggunakan lensa yang mempunyai kemampuan untuk memperbesar objek foto yang jaraknya jauh. Yang mana DoF akan semakin sempit jika Focal Leght semakin panjang.
Sedangkan DoF yang dihasilkan akan semakin luas jika Focal Leght semakin panjang. Yang dimaksudkan DoF kecil, Focal Leght 105 mm dan Focal Leght 18 mm menghasilkan DoF lebih sempit. Anda bisa menerapkan focal Leght ini sesuai dengan kebutuhan.
5. Untuk mengatur objek Yang bergerak dan tetap menghasilkan kedalaman ruang yang tepat, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan pengaturan shutter yang cepat. Hal ini sangatlah menguntungkan karena dapat mengambil gambar lebih cepat dengan manual focus.

Mengetahui apa itu depth of field serta tips-tipsnya diharapkan dapat memudahkan anda untuk menghasilkan foto yang bagus. Apalagi bagi Anda yang menggunakan kamera smartphone,

untuk menghasilkan foto Depth of Field cukup sulit dan membutuhkan usaha lebih dibandingkan jika menggunakan kamera profesional.

Related Articles

Leave a Comment