Home FOTOGRAFI Mengenal Foto Human Interest Photography

Mengenal Foto Human Interest Photography

by Fitno Khaizan

foto human interest, Apa itu foto Human Interest? Mari Kita Bahas Secara Lengkap dalam artikel ini!. Bagi sebagian banyak orang, memotret merupakan kegiatan yang cukup menyenangkan untuk dilakukan. Bahkan, untuk mendapatkan foto yang unik dan juga keren,

sebagian dari mereka rela untuk berpanas-panasan dengan terjun langsung kelapangan dan berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar. Pada dasarnya, komponen utama dalam sebuah foto adalah subjek dan objek.

Apabila dalam memotret, anda tertarik untuk mengabadikan interaksi manusia dan menjadikannya sebagai subjek utama. Yang mana foto seperti ini disebut sebagai aliran human interest photography.

Pada ulasan kali ini, akan dibahas lebih jelas terkait pengertian human Interest, bagaimana ciri-cirinya dan tips mengambil fotonya. Namun, sebelum itu penting sekali untuk mengetahui jika dunia fotografi itu memiliki komponen utama manusia,

Dengan latar belakang serta sentuhan spesialisasi genre fotografi itu sendiri. Nah, untuk lebih jelasnya berikut ini pembahasan dibawah ini.

Apa Itu Human Interest Photography?

human interest photographyFotografi aliran jeni ini merupakan sebuah foto yang diambil dari kehidupan manusia, dengan tujuan menggambarkan kehidupan dan suasana yang terjadi, sehingga dapat menumbuhkan rasa simpati dari orang lain.

Awalnya jenis photography ini termasuk dari foto jurnalisme. Yang mana foto ini menggambarkan interaksi manusia di kehidupannya dan lingkungannya. Adapun tujuannya, hanya untuk mengetuk hati orang-orang agar bersimpati. Bahkan, dari foto ini subjek foto akan terbantu.

Human interest dalam foto jurnalisme termasuk kedalam bagian feature. Yang mana biasanya bagian ini akan disisipkan dan tidak menjadi fokus berita utama.

Umumnya kategori yang termasuk dari human interest ini lebih banyak mengabadikan foto terkait kehidupan masyarakat atau individu yang jarang terkuak.

Jika membahas terkait hal ini biasanya selalu disangkutpautkan dengan photography. Ya, memang benar adanya.

human interest biasanya dikaitkan dengan beberapa kategori seperti travel photography, portrait photography, conceptual photography, street photography dan culture photography.

Dari sekian banyak foto yang ada, kebanyakan lebih sering mengambil subjek masyarakat dengan latar belakang kehidupan dan lingkungannya.

Biasanya foto ini diambil pada daerah pedalaman yang termasuk kelas bawah dengan ekonomi yang lemah. Namun, bukan berarti foto human interest tidak bisa mengabadikan masyarakat kelas atas.

Ciri-Ciri Fotografi Human Interest

contoh feature human interestSetelah mengetahui dasarnya diatas, dapat disimpulkan jika sebenarnya tidak ada patokan tersendiri terkait aliran photography ini. Inti dari aliran ini merupakan foto yang menceritakan momen-momen tertentu yang dilakukan oleh masyarakat dengan latar belakang lingkungannya,

sehingga orang lain yang melihat foto ini dapat merasakan dan bersimpati. Dengan kata lain, sebagian besar foto human interest ini tidak mempunyai aturan tersendiri dalam memotret.

Namun jika kita berminat untuk mempelajari fotografi jenis ini, lebih baik lagi jika kita mengetahui ciri-cirinya secara umum. Nah, seperti halnya berikut ini.

Subjek Utama Manusia

Ciri yang pertama yaitu manusia dijadikan sebagai subjek utamanya. Subjek inilah yang menjadikannya berbeda dengan aliran foto lainnya.

Inilah lah kenapa fotografer dengan aliran ini harus bisa menghasilkan sebuah foto yang mengandung cerita untuk mempengaruhi orang lain agar bersimpati.

Selain hanya terfokus kepada manusia sebagai subjek utamanya, dalam memotret photography human interest juga harus didukung dengan kondisi atau lingkungan yang dijadikan sebagai frame potret.

Natural

Ciri selanjutnya yaitu natural, bisa dikatakan mengabadikan kehidupan manusia senatural mungkin tanpa adanya settingan sebelumnya. Dengan kata lain fotografi human interest ini akan diambil apa adanya dan tidak terlihat kaku.

Nah, maka dari itu penting sekali dalam fotografi ini harus bisa memastikan jika objek foto tersebut tidak bereaksi dan tetap menjaga suasana atas keberadaan kita.

Bahkan jika bisa, jangan sampai keberadaan kamera yang kita bawa mengganggu mereka yang menjadi subjek utama.

Baca Juga:

Menimbulkan Rasa Empati dan Simpati

Ciri lain dari Fotografi human interest yaitu dapat menimbulkan rasa empati dan simpati saat melihat fotonya. Dengan kata lain foto yang diabadikan dengan aliran ini harus memberikan pesan. Pasalnya poin yang paling penting dalam fotografi human interest adalah emosi dari subjek utama.

Nah, dengan menghasilkan foto yang bagus serta komposisi dandengan latar belakangnya yang pas, akan lebih mudah untuk menimbulkan rasa empati dan simpati.

Mungkin kita pernah melihat sebuah foto yang benar-benar menyentuh hati kita. Misalnya subjek foto sedang mengambil makanan di sampah, anak kecil memulung sampah dan lainnya. Ya, foto yang seperti inilah yang dapat menarik simpati siapapun yang melihatnya.

Tips dalam Mengambil Foto Human Interest

human interest photoJika sebelumnya telah dijelaskan jika human interest itu merupakan sebuah foto yang diambil dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang diambil senatural mungkin, dan tanpa adanya settingan.

Nah, tentunya untuk menangkap foto yang seperti ini diperlukan tips-tips khusus. jika anda tertarik untuk mempelajarinya, berikut ini tips-tipsnya.

  • Untuk mengambil foto human interest yang bagus, hal penting yang dibutuhkan yaitu karakter yang menarik dan kuat. Nah, Hal inilah yang sangat mendukung foto terlihat lebih natural dan dapat menyajikan cerita yang menyentuh. Setidaknya dalam foto human interest ini harus menampilkan ekspresi yang hidup dan tidak dibuat-buat.
  • Kebanyakan foto human interest ini biasanya akan diambil senatural mungkin atau candid. Entah itu mengabadikan foto masyarakat kelas bawah atau atas. Setidaknya pastikan jika dalam mengabadikan foto human interest subjek utama tidak merasa difoto atau tidak di setting. Hal ini kebalikan dari konseptual fotografi atau kategori potret yang memang untuk mengabadikan sebuah foto harus di-setting lampu, di arahkan dan di manipulasi.
  • Saat memotret human interest, momen menjadi hal yang paling penting. Misalnya saja memotret hiruk pikuk perkotaan dengan masyarakat kelas atas atau sebaliknya. Sehingga untuk menghasilkan foto yang bagus, harus menguasai pengaturan kamera.
  • Untuk membuat foto yang bagus dan dapat menangkap momen tertentu, gunakan foto berturut-turut. Pasalnya setiap detik dan menit subjek foto akan mengalami perubahan posisi dengan cepat.
  • Untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dan candid, bisa menggunakan lensa tele dengan jarak fokus 50-300 mm. Sehingga cocok sekali digunakan untuk mengambil foto human interest yang terkesan lebih natural atau apa adanya
  • Salah satu kamera yang bisa digunakan untuk mengambil foto human interest yaitu kamera Compact. Yang mana kamera ini cocok digunakan untuk memotret dari jarak dekat. Sehingga seseorang yang dimasuka dalam foto ini tidak akan merasa terintimidasi saat terfoto. Namun, berbeda halnya jika menggunakan kamera DSLR dengan lensa yang besar, hal tersebut mungkin saja bisa terjadi.
  • Komposisi yang baik untuk menghasilkan foto yang menarik untuk human interest, harus bisa menonjolkan bahasa tubuh dan ekpresi subjek foto pada kehidupannya.

Nah, dengan mengetahui mengenai hal ini, Kini, saatnya anda bisa mencobanya dan menerapkan tips-tips tersebut. Pasalnya untuk mengabadikan interaksi manusia dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Related Articles

Leave a Comment