Home FOTOGRAFI Belajar Fotografi Pemula

Belajar Fotografi Pemula

by Fitno Khaizan

Tidak sedikit para sahabat terutama yang masih pemula atau baru mulai belajar fotografi, masih berfikir bahwa mempelajari fotografi dan untuk menghasilkan sebuah karya foto yang menarik dan unik merupakan hal yang mahal dan sulit.

Memang sih, terkadang memegang atau bahkan memiliki kamera di waktu pertama kali bisa menjadi hal yang cukup menegangkan. Kita tidak tahu tips dan trik-nya seperti apa, Namun, sebenarnya hal tersebut tidaklah selalu begitu.

Belajar fotografi bukanlah hal yang sulit, asalkan kamu memiliki tekad yang kuat dan kesungguh-sungguhan dalam mempelajarinya, maka kamu pasti berhasil. Belajar fotografi juga tidak selalu membutuhkan biaya yang mahal.

cara belajar fotografi

belajar fotografi mirrorless

Kamu tidak perlu sampai membeli kamera digital mahal sekelas mirrorless atau DSLR duluan, lalu baru mulai belajar. Untuk memulai, kamu tidak perlu seperti itu menggunakan kamera mahal.

Kamu dapat langsung mulai belajar fotografi dengan memanfaatkan kamera yang ada saat ini. Bahkan, kamera smartphone atau ponsel yang kamu miliki sekarang juga sudah bisa menjadi senjata atau alat untuk belajar fotografi otodidak.

Seperti kata pepatah yang mengatakan, “tidak ada rotan akar pun jadi”. Tidak ada kamera DSLR, kamera smartphone pun jadi, setuju kan?

belajar fotografi otodidak

belajar fotografi pemula

Jadi, hanya menggunakan kamera smartphone, kamu sudah dapat berkreasi menghasilkan foto dengan kualitas sekelas mirrorless atau DSLR, Lho.

Asalkan kamu mengetahui trik ampuh belajar fotografi kamera hp untuk menghasilkan foto keren. Kalau kamu termasuk yang beranggapan bahwa belajar fotografi itu mahal dan sulit, sebaiknya ubah mindset Kamu sekarang, ya.  sekarang mari kita ulas cara belajar fotografi untuk pemula

Tips Jitu Belajar Fotografi Secara Otodidak

Bagi kamu yang masih baru memulai belajar fotografi pemula dalam menekuni bidang ini, sebenarnya kamu bisa kok memulai belajar teknik fotografi secara otodidak.

Tidak harus mengikuti sekolah fotografi ataupun kursus fotografi. Kamu tetap bisa belajar fotografi, bahkan menjadi fotografer profesional walau pun hanya bermodalkan belajar otodidak atau belajar secara mandiri saja.

Masih ingat kan peribahasa yang mengatakan, banyak jalan menuju Roma? Ya, banyak jalan juga untuk belajar fotografi. Kalau belum mampu untuk mengikuti sekolah atau kursus fotografi untuk pemula,

Kamu bisa belajar secara otodidak, salah satunya dengan belajar secara mandiri melalui internet. Saat ini kita bisa belajar apapun lewat internet, karena Internet kini adalah gudangnya ilmu.

Nah, hal terbaik untuk kamu bisa menghasilkan karya sekeren dan sebagus hasil jepretan fotografer professional ternama  walaupun kamu belajarnya secara otodidak,

Maka kamu harus pelajari dulu 20 teknik dasar belajar fotografi secara otodidak. Berikut ini adalah teknik-teknik dasar untuk memulai belajar fotografi secara otodidak. Yuk kita simak!

1. Belajar Langsung dari Yang Terbaik

belajar fotografi pdf

belajar fotografi pemula dslr

Belajar langsung dari yang terbaik, belajar apapun itu termasuk belajar fotografi mirrorless atau dslr merupakan salah satu cara tercepat dalam belajar secara otodidak. Learning from the Master, Learning from the Best, belajar langsung dari yang sudah ahli di bidangnya.

Hal ini diperkuat dengan kata peribahasa Cina yang mengatakan bahwa: “Belajar selama satu malam dengan seorang ahli yang terbaik, sama nilainya dengan belajar selama bertahun-tahun dengan orang yang biasa-biasa saja”.

Kamu tetap dapat bisa belajar fotografi secara otodidak, akan tetapi hindari belajar dari yang biasa–biasa saja. Artinya, kamu harus belajar fotografi langsung dari orang yang kamu kagumi hasil karyanya.

Belajar dari orang yang dapat kamu jadikan sebagai teladan dan referensi dalam belajar, karena hal itu akan sangat menghemat waktu kamu dalam menguasai teknik teknik fotografi.

Cara tercepat dan paling efektif untuk belajar menjadi yang terbaik, adalah dengan menghabiskan waktu Kamu untuk belajar langsung melalui referensi para ahli fotografi terbaik dunia. Seperti kata Motivator No.1 Indonesia, Tung Desem Waringin, bahwa:

“Jika kamu mau mengerjakan sesuatu atau mempelajari suatu bidang dengan kemungkinan berhasil 98%, maka bekerjasamalah dan belajarlah langsung dari orang-orang yang terbaik di bidangnya yang ada di dunia”

belajar photographyNamun, sekali lagi, kalau pun belum bisa belajar langsung dengan sang maestro dunia, bukan berarti kamu jadi tidak bisa belajar menjadi fotografer professional.

Paling tidak, Kamu harus mempunyai mentor yang memang sudah professional di bidang fotografi yang dapat Kamu jadikan sebagai teladan dan referensi dalam belajar fotografi.

Intinya, kamu perlu memiliki contoh teladan atau seorang referensi yang dapat kamu pelajari hasil karyanya.  Mempelajari hasil karyanya bukan berarti kamu mencontoh atau meniru dengan menjiplak hasil karya mereka mentah-mentah.

Jika ini dilakukan, justru kamu tidak akan mendapatkan pelajaran apapun dari karya mereka. Yang perlu kamu lakukan adalah ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi).

Dengan melakukan sejumlah modifikasi, lama kelamaan Kamu nantinya akan menemukan teknik baru atau gaya foto dengan ciri khas kamu sendiri dalam belajar fotografi. Pasti keren ketika nanti kamu bisa menghasilkan kreasi orisinal dengan gaya kamu sendiri, bukan.

2. Gunakan Kamera Terbaik

Kamera Terbaik

belajar fotografi online

Apakah saat ini kamu menggunakan kamera dslr atau mirrorles? Untuk belajar fotografi menjadi professional, kamu harus memiliki kamera yang akan kamu gunakan sebagai alat atau sarana untuk menghasilkan foto-foto terbaik kamu.

Apapun jenis kamera yang kamu miliki sekarang, Entah itu kamera mirrorless, DSLR, smartphone atau kamera saku, tetap bisa kamu gunakan untuk belajar fotografi. Singkatnya, manfaatkan apapun kamera yang kamu miliki saat ini.

Akan tetapi, apabila kamu memang mau lebih serius belajar fotografi dan ingin menjadi seorang yang professional, maka sebaiknya kamu mulai membuat perencanaan agar nanti kamu dapat menginvestasikan uang dan waktu dengan membeli Lensa kamera mirrorless atau kamera DSLR.

Lensa ini bisa kamu jadikan sebagai investasi jangka panjang apabila nantinya kamu benar-benar sudah menjadi fotografer professional. Lensa lebih penting daripada bodynya, karena sekalipun kamu berganti kamera, lensa masih tetap terpakai.

Tidak hanya itu, dengan sering praktek menggunakan dua diantara jenis kamera mirrorless atau kamera DSLR, proses belajar fotografi kamu akan dapat lebih inspiratif, memorable dan berkesan.

3. Optimalkan Penggunaan Settingan Kamera

Penggunaan Fungsi Fitur Kamera

belajar fotografi nikon

Dalam belajar fotografi secara otodidak, langkah pertama yang paling penting untuk kamu lakukan yaitu pengenalan kamera dan mempelajarinya bagaimana mengoperasikan kameramu secara optimal.

Kenali terlebih dahulu apa saja fitur-fitur yang ada di kamera. Apa saja fungsi tombol-tombol yang ada di sana. Tombol dan fitur yang tersedia tentu saja bergantung pada jenis kamera yang kamu gunakan.

Sebagai pemula yang sedang belajar fotografi,  biasanya kita menjadi bingung dengan berbagai tombol, fitur-fitur dan menu-menu yang tersedia pada suatu kamera. Terutama pada kamera sejenis mirrorless atau DSLR ataupun kamera film yang memang menyediakan banyak fitur-fitur terbaru.

Pada dasarnya, apapun jenis kamera yang kamu gunakan untuk belajar fotografi, hampir semua jenis kamera memiliki 3 fitur dasar fotografi standar, diantaranya yaitu aperture (bukaan), shutter speed (kecepatan rana), serta tingkatan ISO.

Dengan menguasai fungsi masing – masing menu atau fitur – fitur yang ada, kamu dapat lebih mudah menghasilkan foto yang berkualitas, menarik dan keren sehingga semakin semangat untuk terus belajar fotografi. 

Baca Juga :

4. Dekati Objek Ketika Memotret

Objek ketika Memotret

belajar fotografi otodidak

Ketika disaat kamu sedang belajar fotografi berlangsung, bergeraklah untuk mendekati suatu objek setiap kali kamu ingin mengambil fotonya supaya foto atau frame tampak terisi penuh dan lebih fokus ke objek yang menjadi target Kamu.

Boleh saja menggunakan fitur zoom, akan tetapi tidak direkomendasikan. Jangan menganggap sepele ruang kosong yang tersisa banyak pada foto atau frame.

Karena ruang kosong tersebut dapat membuat objek foto terlihat tidak detail dan kurang menarik oleh mata yang memandang.

5. Memotret Cepat, Jangan Kehilangan Momen

Ambil Foto Dengan Cepat

belajar fotografi profesional

Jangan terlalu lama atau ragu-ragu dalam melakukan pengaturan atau menyesuaikan setting pada kamera kamu ketika akan memotret. Jika terlalu lama, bisa jadi ada momen-momen terbaik pada objek bidikan yang akan kamu lewatkan untuk di capture.

Oleh sebab itu, ambil foto atau gambar sesegera mungkin, secepat mungkin dan sebanyak mungkin. Tidak perlu khawatir atau pusing akan terlalu banyak foto yang jadi diambil, sebab nanti kamu dapat menghapusnya lagi.

Yang terpenting adalah secepat mungkin potret dulu, capture dulu, nanti kemudian baru masing-masing foto yang telah di dapat tersebut dipelajari dan dipilih, mana yang akan dipilih sebagai hasil akhir dan mana yang perlu dibuang. Sesimpel itu belajar fotografi, mudah bukan.

6. Belajar Komposisi Fotografi

Komposisi Foto Yang Pas

belajar fotografi canon 600d

Untuk hal ini, komposisi fotografi merupakan aspek yang memiliki peranan penting, bahkan bisa dikatakan sebagai yang paling penting. banyak fotografer profesional, yang saat ini masih belajar fotografi khusus dengan komposisi warna,

Terutama untuk Kamu yang memiliki passion atau hobi dalam bidang fotografi ini, Bahkan, Jika memungkinkan menjadikan hasil jepretan kamu sebagai jalan mencari rejeki.

Dalam belajar fotografi, Aspek komposisi bakal mempengaruhi bagus dan jeleknya foto yang kamu hasilkan, apakah hasil jepretan kamu hanya sekedar membuat foto yang biasa saja, atau foto hasil jepretan kamu mempunyai feel, cerita, atau makna.

Karena pada dasarnya, manusia merupakan makhluk visual, di mana sangat mudah tertarik dengan hal-hal menarik yang terlihat oleh mata mereka.

Jika kamu ingin menjadikan hasil jepretan kamu sebagai profesi, maka upayakan lah belajar fotografi semaksimal mungkin terutama mengatur aspek komposisi.  agar hasil jepretan kamu mempunyai komposisi yang indah, seimbang dan juga pas, sehingga foto kamu akan terlihat bagus, keren dan menarik.

kelas fotografiLalu, apabila kamu sudah mendapatkan foto – foto yang memiliki elemen – elemen dan komposisi yang seimbang, menarik dan indah, maka jangan ragu untuk menawarkannya kepada orang lain.

Kamu bisa belajar fotografi sambil mengkomersilkan hasil jepretan kamu yaitu dengan menjualnya kepada teman atau siapa saja yang mungkin akan tertarik dengan hasil foto kamu.

Kamu juga dapat menggunakan berbagai media social seperti facebook atau Instagram, atau situs yang dapat menjajakan gambar atau foto untuk menawarkannya.

Satu hal yang tidak boleh kamu lupakan yaitu upayakan selalu untuk mengarahkan mata pada objek yang difokuskan sehingga hasil jepretan atau foto kamu memiliki keseimbangan elemen, warna, dan komposisi yang eye-catching dan menarik.

7. Fokus pada Point of Interest Dalam Foto

Point of Interest Dalam Foto

belajar fotografi landscape

Disaat sedang belajar fotografi, kamu perlu untuk bersikap lebih selektif dan menjauhkan elemen – elemen yang dapat mengganggu perhatian mata ke objek utama yang menjadi fokus dari foto mu. Inilah yang dimaksud dengan istilah point of interest.

Ada banyak cara untuk melakukannya, salah satu cara yang paling mudah yaitu dengan membuat pengaturan komposisi lewat jendela bidik atau viewfinder yang ada pada kamera.

Kamu mungkin juga bisa menggeser posisi tempat kamu akan memotret, sehingga kamu dapat menghindari elemen-elemen yang tidak diperlukan yang dapat menggangu tampilan objek utama dalam jendela bidik atau viewfinder kamu.

Contohnya seperti ranting pohon yang jatuh, sampah yang berserakan di tanah, tali kamera, kabel listrik, atau pun jari tanganmu yang terlihat lewat jendela bidik.

Cara lain yang dapat kamu terapkan adalah dengan menggunakan aplikasi foto editing atau memanfaatkan software photo editor seperti misalnya aplikasi Adobe Photoshop.

Aplikasi tersebut sebagai pelengkap untuk belajar fotografi karena dengan menggunakan aplikasi tersebut, kamu dapat menghapus elemen – elemen yang dapat mengurangi keindahan hasil foto. Kamu juga dapat melakukan teknik panning agar objek utama bisa lebih menonjol dalam foto.

8. Pahami Pengertian Depth of Field

memPelajari Depth of Field

belajar fotografi dengan kamera prosumer

Praktek belajar fotografi itu Kapan saja dan dimana saja, usahakan sesering mungkin untuk mengambil foto. Gunakan bukaan yang berbeda dalam memotret untuk beberapa kali pengambilan foto sebagai latihan kemudian cobalah memeriksa hasil jepretan kamu.

Pelajarilah bagaimana Depth of Field (kedalaman fokus foto) menjadi unsur yang mempengaruhi hasil bidikan kamu. Karena pada tampilan satu objek, bisa sangat berbeda sekali bagaimana ia diproses oleh kamera.

Kamu akan mempelajari bahwa Depth of Field yang lebih sempit atau kecil (dengan f-stop lebih kecil, contohnya f/2.8) akan membuat hasil gambar yang backgroundnya terlihat lebih kabur dan semua fokusnya tertuju pada objek utama.

Jika kamu sedang memotret foto model dan orang-orang yang spesial, atau juga yang orang kamu sayangi seperti pasangan, ponakan, atau mungkin hewan kesayangan, dan lain sebagainya, maka teknik foto Depth of Field yang lebih sempit atau kecil ini cocok sekali untuk digunakan.

Tetapi sebaliknya, untuk memotret pemandangan, maka hasil foto akan lebih baik dengan menggunakan teknik Depth of Field yang lebih besar (yaitu f-stop lebih besar, contohnya f/22).

Hasil tampilan foto akan memiliki fokus pada semua area yang tampak dalam jendela bidik atau viewfinder.

9. Cobalah Menentukan Shutter Speed

Bereskperimen Dengan Shutter Speed

belajar fotografi canon

Ketika kamu bergelut terus belajar fotografi, salah satu kegiatan yang sangat menyenangkan dan menarik ketika memotret adalah kamu mempunyai kemampuan untuk menangkap objek seper sekian detik atau memperlambat kurun waktu.

Shutter atau rana adalah pengaturan yang menentukan berapa lama cahaya mengenai sensor. Jika shutter terbuka lebih lama, maka sensor cahaya akan semakin banyak tertangkap pada sensor.

Bentuk shutter menyerupai bilah yang bisa dengan cepat terbuka dan tertutup, namun Kamu bisa mengatur lamanya waktu shutter terbuka. Lamanya shutter terbuka inilah yang dimaksud dengan shutter speed.

Hasil objek dari pengaturan Shutter speed yang tinggi yaitu menghasilkan objek freeze tidak bergerak sedangkan hasil objek dari pengaturan kecepatan rana yang lambat atau shutter speed yang rendah yaitu gerakan dari objek bergerak dapat ditangkap dengan hasil gambar menjadi blur.

Shutter speed dan aperture merupakan dua poin utama yang dapat menentukan eksposur. Namun sekarang ini, dengan berkembangnya teknologi,

sudah hadir electronic shutter dimana eksposur tidak lagi bergantung pada mekanisme bilah yang menutup dan membuka, akan tetapi dapat diperoleh melalui rekayasa elektronik, sehingga memudahkan kita untuk terus belajar fotografi

10. Teknik Pencahayaan Intensitas & Arahnya

Perhatikan pencahayaan kamera

belajar fotografi bagi pemula

Fotografi sendiri dapat juga diistilahkan dengan melukis mengguanakn cahaya. Kamu dapat menggunakan pencahayaan yang alami, namun pencahayaan yang ada harus dipastikan cukup, tidak kurang atau tidak berlebihan.

Perhatikan karakter cahaya, bagaimana intensitas cahaya dan arahnya perlu diperhatikan karena merupakan salah satu hal yang sangat penting. Untuk menghasilkan foto yang jernih, tajam dan terang, hal yang penting untuk kamu perhatikan adalah arah sumber cahaya yang ada.

Yaitu dengan memperhatikan posisi matahari. Untuk melakukan pemotretan foto siluet, atur agar posisi matahari tepat berada di belakang objek, dan apabila kamu ingin objek mendapatkan cahaya yang terang, maka pemotretan dilakukan dengan posisi matahari berada disamping atau di depan objek.

Kamu juga dapat memakai flash dari kamera atau memakai cahaya lampu, sebagai alternative untuk mencari cahaya alami dari sinar matahari.

Pemakaian lampu yang posisinya mudah dipindahkan cenderung lebih fleksibel untuk mengatur arah datangnya pencahayaan, sehingga bisa dihasilkan foto yang lebih tajam.

11. Perhatikan Kondisi Cuaca

Kondisi Cuaca memoto

belajar fotografi makro

Selain cahaya atau pencahayaan, yang menjadi faktor penentu lainnya untuk belajar fotografi adalah faktor cuaca. Coba perhatikan suasana di sekitar objek, terutama untuk pemotretan di luar rumah, apakah cuaca saat itu akan mendukung hasil foto atau tidak.

Pertimbangkan apakah kamu akan menggunakan background langit pada foto atau tidak. Jika berawan atau mendung, sedapat mungkin hindari memotret dengan latar belakang langit.

Sebaliknya, apabila cuaca hari itu cerah, potretlah objek dengan background langit dalam foto kamu. Apabila kamera kamu mendukung, bisa menggunakan filter semisal Filter Polarizer.

Hal ini yang dapat membantumu untuk menghasilkan foto dengan elemen langit yang lebih biru, kaya warna kontras, serta efek – efek keren lainnya yang kamu hasilkan.

12. Maksimalkan Mode Kamera Yang Sesuai 

Setting Kamera Yang Sesuai

Belajar fotografi kepada professional

Semua kamera terutama kamera professional semisal mirrorless dan DSLR, biasanya menyediakan beberapa mode pemotretan, ada yang semi-otomatis dan ada juga yang otomatis.

Sebaiknya, belajar fotografi tidak selalu mengandalkan mode auto atau Settingan yang otomatis, karena terkadang foto yang dihasilkan tidak sesuai dengan hasil yang kamu harapkan.

Gunakan mode yang semi-otomatis (seperti shutter speed priority, aperture priority, Tv, AV, dan lainnya). Dengan begitu kamu dapat mengatur settingan tertentu sehingga bisa dihasilkan foto yang lebih indah dan sesuai dengan yang kamu harapkan.

13. Kenali Memotert Foto Panning

Belajar Teknik Foto Panning

Teknik belajar fotografi panning

Panning merupakan salah satu dari teknik fotografi yang dipakai untuk membekukan gerakan objek yang sedang bergerak. Fungsi utama teknik panning ini yaitu agar dapat menangkap objek yang bergerak cepat ketika dipotret.

Menggunakan teknik panning dapat menghasilkan foto dengan fokus yang tajam pada objek yang bergerak, sedangkan untuk bagian backgroundnya blur atau kabur.

Berikut ini 8 langkah mudah melakukan teknik foto panning:

  • Pilih shutter speed yang lebih rendah dari yang sering kamu gunakan. Kamu bisa memulai dengan 1/30 sec, lalu mencoba shutter speed yang lebih rendah lagi. Penggunaan Shutter speed bergantung pada kecepatan objek dan jumlah cahaya, kamu bisa menggunakan 1/60 sec sampai 1/8 sec.
  • Ambillah posisi memotret dimana pandangan kamu tidak akan terhalang oleh apapun atau siapapun terhadap objek. Perhatikan juga background objek yang akan dipotret, jangan sampai mengganggu tampilan objek kamu. Meskipun background objek akan blur tetapi, cukup mempengaruhi hasil foto, pilih background yang berwarna karena biasanya dapat menghasilkan blur yang bagus.
  • Apabila kamu memakai lensa yang panjang, bisa menggunakan monopod atau tripod dengan head yang dapat diputar supaya kamera dapat digerakkan dengan lebih mulus untuk mengikuti posisi objek.
  • Apabila kamu memakai kamera dengan auto focus motor servo, maka kamu bisa membiarkan kamera mengatur focus otomatis sesuai gerak objek dengan menekan setengah tombol shutter.
  • Apabila kamera yang kamu punya tidak memiliki auto focus yang cukup cepat, maka sebaiknya kamu mengatur pra-fokus pada kamera di tempat di mana kamu akan menekan tombol shutter.
  • Sembari menekan setengah tombol shutter, ikutilah pergerakan objek sehingga bisa mengambil fokus terhadap objek.
  • Ketika pergerakan tangan kamu dan pergerakan objek sudah relatif sama, maka tekanlah penuh tombol shutter dengan selembut mungkin sehingga tidak membuat kamera bergerak atau berguncang.
  • Tekan dan tahan tombol shutter, sambil terus mengikuti arah pergerakan objek hingga proses pengambilan gambar berakhir.
  • Jangan malas untuk terus praktek, praktek dan praktek, karena seperti kata pepatah: “practice does make perfect”. Lakukanlah latihan yang banyak untuk mempraktekan teknik ini. Semakin sering kita praktikan tentu akan membuat kita semakin piawai dan mahir.

14. Berexperimen Mengambil Angle Berbeda

Berbagai Angle foto kamera

Belajar fotografi mengambi angle

Lakukan pemotretan menggunakan perspektif yang berbeda dengan memotret dari tempat yang tidak biasa. Potretlah objek foto dari perspektif dan sudut yang lebih rendah, misalnya dengan berjongkok,

Sehingga foto yang dihasilkan dapat memberi kesan khusus yang tidak biasa. Kamu tidak dapat berharap hasil foto yang luar biasa jika hanya memotret dari angle atau sudut pandang dan perspektif yang biasa-biasa saja.

Sesekali, kamu bisa juga mencoba memotret objek pesawat yang sedang terbang, dari tempat horizontal atau tempat yang paling rendah untuk menghasilkan efek lain pada foto.

Mengambil foto dengan perspektif yang tidak biasa, berbeda dan unik, bisa menghasilkan foto yang memberikan kesan mendalam, sehingga foto tersebut dapat selalu dikenang (lebih memorable).

Kamu juga bisa menciptakan efek optikal atau ilusi optik pada mata dengan menggunakan perspektif yang berbeda, sehingga menghasilkan objek foto yang terlihat tidak biasa, unik, dan berbeda.

15. Kreatif Dengan Bermain Foreground

Keseimbangan Background Latar Belakang

Belajar fotografi mengambil foto lanscape

Salah satu yang sering menjadi kesulitan terbesar bagi sebagian orang, adalah meng-capture dan memotret keindahan pemandangan alam kedalam sebuah foto 2 dimensi. Tantangannya adalah bagaimana mengabadikan keindahan alam yang menjadi objek dalam sebuah foto,

Tetapi hasil fotonya benar-benar meng-capture panorama alam tersebut dan tetap terasa “hidup”. Pemandangan alam yang 3D menjadi 2D tetapi tetap dapat mempertahankan esensi dan efek dari 3D nya.

16. Persiapkan Konsep Yang Menarik

 Persiapkan Konsep foto Yang Menarik

Belajar fotografi foto model

Konsep pada fotografi merupakan hal yang sangat penting. Konsep fotografi merupakan suatu ide dasar yang mendasari sebuah karya foto sehingga maksud dan tujuan dari sebuah foto bisa tersampaikan.

Tentu kegiatan pemotretan akan menjadi lebih mudah jika kamu sudah menyiapkan konsep apa yang akan diusung, dan hasil foto juga akan baik, unik dan menarik.

17. Jadikan Fotografer Lain Sebagai Referensi

Karya Fotografer Lain

belajar fotografi dengan sahabat

Bagi kamu yang belajar fotografi secara otodidak, salah satu cara lain untuk belajar fotografi adalah dengan mengamati dan mempelajari hasil foto dari fotografer lain, khususnya hasil karya dari fotografer yang professional.

Sering kali hasil karya dari para fotografer professional memiliki karakteristik yang special dan dapat dinikmati. Kamu bisa mempelajari dan juga mengenal bagaimana teknik pencahayaan, teknik angle atau sudut pandang, pemilihan perspektif yang unik, pengaturan tone, dan sebagainya dari hasil karya mereka.

Biasanya para fotografer tersebut menjadikan beberapa media social yang terkenal seperti Instagram dan Facebook sebagai media bagi atau ajang bagi mereka untuk menampilkan dan memajang hasil karya dan jepretan mereka.

Kamu dapat banyak belajar fotografi dari teknik mereka dalam memotret objek secara macro, mengambil gambar, pengaturan efek bokeh, pengaturan cahaya, perspektif dan anglenya dan lain sebagainya.

18. Tonton Tutorial Video di Youtube

Tutorial fotografi di Youtube

Belajar fotogrfi dari youtube

Dengan mudahnya akses internet, kita bisa mendapatkan akses video tutorial secara online. kamu tidak harus pergi jauh-jauh untuk datang ke kelas fotografi pemula, cukup dirumah atau ditempat saudara untuk menonton video tutorial secara nyaman.

Terutama jika kamu merasa membaca itu cukup membosankan dan cukup sulit, akan ada banyak tanyangan video atau blog tentang cara belajar fotografi menggunakan model yang kamu pilih.

Hal ini sangat efektif, karena kamu bisa juga melihat ulasan-ulasan dari penonton yang lain melalui kolom komentar, sering-seringlah kamu menonton channel youtube yang populer dan mempunyai rating yang bagus.

Sebagai referensi untuk belajar fotografi, saya sarankan kamu sering mengunjungi channel dari Mango Street dan Peter McKinnonKedua channel ini sangat saya rekomendasikan untuk kamu. Dan ingat, kamu harus menerapkan apa yang telah kamu tonton!

Banyak orang yang ingin belajar fotografi, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Tanpa sedikit latar belakang pengetahuan, sulit untuk memahami semua istilah dan konsep yang dasar ketika belajar fotografi,

Dan itu dapat memperlambat kurva belajar fotografi sesorang. Dengan melihat beberapa eksplorasi tutorial video, kamu akan segera memiliki pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar setingan untuk belajar fotografi.

19. Perluas Relasi Pertemanan

Perluas Relasi Pertemanan fotografi

Belajar fotografi dengan komunitas

Mempelajari, membaca, dan melihat karya fotografer lain itu penting disaat kamu sedang belajar fotografi, tetapi kamu perlu juga untuk turun ke jalan dan bergaul. Kontak dan referensi memungkinkan-mu mendapatkan keterampilan yang berharga.

Dan jika kamu ingin menghasilkan uang, ya kamu harus mendapatkan klien. Relasi pertemanan adalah langkah utama mencari tahu siapa yang perlu kamu ketahui, dan bagaimana kamu akan membangun hubungan jangka panjang dengan mereka.

  • Fotografi adalah profesi yang sangat menjanjikan, jaringan pertemanan memungkinkan kamu mengenal yang lainnya disaat sedang belajar fotografi berlangsung.
  • Kamu adalah Brand atau merek, Jadi kamu bisa dikenal sebagai pribadi, bukan hanya seorang fotografer untuk mendapat klien baru.
  • Relasi pertemanan sangat murah untuk strategi promosi kamu
  • Tanpa hubungan yang baik, tidak ada bisnis yang sukses.

20. Praktek, latihan, dan latihan!

praktek belajar fotografi

belajar fotografi segitiga exposure

Tidak ada yang akan membantumu dalam belajar fotografi lebih dari sekadar pengalaman, jadi bawa kameramu ke mana-mana dan potret apa pun yang menarik dari jarak jauh! kamu bisa mengambil 100 materi kursus belajar fotografi, membaca  tentang pencahayaan dan komposisi warna, yang akan kamu temukan setiap hari,

Tetapi mengambil foto adalah hal yang akan memungkinkanmu untuk membuka gaya dan keterampilan alami disaat belajar fotografi. Saat ratusan foto menumpuk di kartu memorimu,

Kamu akan melihat apa yang harus ditingkatkan dan di mana kesalahannya. Ada baiknya untuk menyimpan beberapa bukti awal dari percobaan dan kesalahanmu, sehingga kamu dapat melihat ke belakang dan melihat seberapa jauh kamu mendapat pencapaian!

 

Nah, bagaimana pendapat Kamu terkait ulasan mengenai belajar fotografi diatas? Sudah siapkah Kamu untuk mempelajari dunia Fotografi?

Related Articles

Leave a Comment