Home FOTOGRAFI Mengenal 5 Bird Eye Angle Dalam Fotografi

Mengenal 5 Bird Eye Angle Dalam Fotografi

by Fitno Khaizan

bird eye angle

foto bird eye

Daya Tarik Bird Eye Angle Serta Jenis-Jenis Angle Fotografi – Seorang fotografer haruslah bisa memilih angle (objek yang difoto) yang tepat serta memposisikan kamera dengan baik untuk menghasilkan foto yang bagus pula.

Angle fotografli sendiri merupakan sudut pengambilan foto yang menekankan posisi kamera pada saat membidik sebuah objek. Oleh karenanya, sudut pengambilan gambar bisa mempengaruhi hasil foto yang Anda potret.

Angle inilah yang nantinya akan memberikan kesan serta nuansa yang berbeda pada masing-masing foto. Misalnya jika suatu objek akan menjadi lebih menarik,

Jika dipotret menggunakan bird eye angle, maka objek tersebut belum tentu akan  menghasilkan gambar yang bagus jika diambil dengan angle yang berbeda.

Teknik dan Macam-macam Angle Fotografi

bird view angle

Bahkan jika Anda melihat objek foto yang bagus, tetapi Anda tidak menggunakan teknik pengambilan foto yang baik pada saat memotret objek tersebut, maka hasilnya tidak akan bagus.

Namun, jika Anda memakai teknik pengambilan foto serta angle yang bagus, maka entah itu objek yang bagus maupun buruk sekalipun hasilnya pasti akan lebih bagus.

Meskipun tren memotret makanan ini selalu mengalami perubahan, akan tetapi makanan selalu menjadi salah satu obyek yang paling banyak dipotret.

Sudut pengambilan gambar atau angle yang belakangan sering digunakan oleh kalangan muda pada saat mengambil foto ialah teknik memotret objek dari sisi atas.

Banyak pelaku food photography ataupun selebgram yang kerap memotret minuman dan makanan yang diatur dengan komposisi harmonis di atas meja. Teknik fotografi ini disebut dengan bird eye angle atau yang lebih populer disebut dengan bird angle.

Lalu apa yang membuat teknik bird eye angle ini sangat populer di kalangan pengguna media sosial maupun food photography? Mari kits Simak uraiannya dibawah ini.

Mengenal Angle Dalam Fotografi

eye bird angle

6 Daya Tarik Menggunakan Angle Bird Eye

  • Memotret dengan teknik bird’s-eye view bisa menghasilkan foto yang tidak hanya dominan atau berfokus pada objek utamanya saja, tetapi juga bisa berbagi komposisi dengan objek lain yang ada di sekitar objek utama.
  • Pada teknik pengambilan gambar dengan bird eye angle, bidikan awal lensa kamera dimulai ke arah atas terlebih dahulu, kemudian turun secara perlahan seperti halnya sudut pandang dari seekor burung. Untuk mengambil sudut pandang  atau view angle yang baik, fotografer bisa menggunakan kursi, tangga, atau naik ke tempat yang lebih tinggi agar sudut pandang yang diperoleh bisa menjadi lebih luas.
  • Menentukan satu focal point diperlukan jika di dalam satu frame terdapat lebih dari satu obyek. Cara ini efektif jika Anda mempunyai produk yang ingin lebih diunggulkan.
  • Teknik bird eye angle lebih diutamakan untuk produk yang mempunyai tampilan maupun visual yang memesona pada sisis permukannya. Jika Anda ingin berfokus pada bagian dimensi atau ketinggian dari produk tersebut, maka sebaiknya hindari menggunakan bird’s-eye view, misalnya pada objek yang berupa tumpeng.
  • Alasannya karena teknik bird’s-eye view cenderung membuat produk tampak lebih flat. Juga tidak ada efek blur, karena teknik bird’s-eye view ini tidak membuat produk makanan tampak dari sisi depth of field-nya.
  • Bird Eye Angle cocok digunakan untuk tren kuliner masa kini karena sifatnya yang cenderung memotret bidang yang luas. Sehingga dalam satu frame bisa melibatkan banyak elemen trendi dan kekinian.

Baca Juga : 

Yang lazim serta banyak dipotret untuk dijadikan objek fotografi ialah makanan serta kopi yang disandingkan bersama dengan kacamata trendi, majalah hits, hingga mirrorless camera. Karena teknik bird’s-eye view cocok digunakan untuk memotret gaya hidup.

Fotografi memang merupakan dunia yang unik serta hampir tidak mengenal langkah yang salah atau benar ketika memotret. Karena setiap foto yang dipotret mempunyai pesan dan ceritanya sendiri tergantung dari preferensi si fotografer

Serta bagaiaman cara fotografer memposisikan sudut pandang pengambilan gambar mereka atau sisi angle. Bahkan sebuah objek foto yang sama bisa menghasilkan interpretasi yang beragam,

tergantung dari angle yang digunkan oleh fotografer. Selain teknik bird eye angle, berikut berbagai jenis angle yang bisa Anda coba dalam dunia fotografi.

1. Low Angle

Teknik ini berupa memotret obyek dengan cara mengambil sudut pengambilan foto yang lebih rendah dari obyek itu sendiri. Teknik low angle ini menghasilkan kesan yang tangguh, megah, dan masif pada obyek.

Misalnya suatu obyek yang ukurannya besar akan terlihat lebih mengintimidasi menggunakan teknik low angle. Teknikini banyak digunakan fotografer untuk memotret pohon-pohon yang lebat di hutan, memotret manusia, gedung bertingkat, dan lain sebagainya. mari kita bahas 4 bird eye selanjutnya dibawah.

2. High Angle

Berbeda dengan low angle, pengambilan gambar yang dilakukan pada high angle ialah mengambil sudut yang lebih tinggi dari obyek. Teknik ini akan memberikan kesan foto yang telihat sepi, kesepian, serta kesan obyek yang rendah.

High angle bisa digunakan untuk memotret obyek apa saja, termasuk makanan, buku, serta obyek lain yang bentuknya pipih. Serta cocok digunakan untuk berbagai tipe fotografi seperti street photography, portrait, dan landscape karena gambar yang dihasilkan tidak melebar, lebih fokus, dan sederhana jika dibandingkan dengan bird eye view atau bird eye angle.

3. Frog View Angle

Sudut pengambilan gambar pada obyek dengan teknik frog eye jauh lebih rendah lagi jika dibandingkan dengan posisi obyek pada teknik low angle. Untuk mendapatkan angle ini, ada kemungkinan seorang fotografer harus tiduran di atas tanah.

Nuansa foto yang dihasilkan dari frog view angle akan sangat berbeda dengan teknik fotografi lainnya. Obyek seperti hewan ataupun manusia bisa tampak misteris di dalam frame serta menjadikannya lebih besar dan masif.

4. Eye View Angle

Eye level atau eye view angle merupakan teknik yang paling banyak digunakan, baik oleh profesional maupun kalangan amatir. Sudut pengambilan gambar pada teknik ini sejajar dengan tinggi obyek atau setinggi mata.

Teknik ini digunakan untuk memberikan gambaran obyek yang sesungguhnya, seperti halnya melihat suatu obyek yang ada di depan mata kita.

Bird eye level banyak digunakan untuk memotret manusia dalam jarak dekat atau secara close-up untuk memberi kesan netral dan membumi. Lensa kit atau lensa kamera standar sudah cukup digunakan untuk menghasilkan eye view angle yang berkualitas.

5. Canted Angle

Angle fotografi yang satu ini jarang diketahui, meskipun sebenarnya tanpa sadar kita telah memakainya. Nama lain untuk teknik ini ialah dutch angle, german angle, serta oblique angle. Gambar yang dihasilkan dari canted angle ialah gambar bersudut sehingga membuat garis horizon foto menjadi tidak paralel terhadap batas bawah frame kamera.

Tipe fotografi seperti portrait, landscape, dan street photography cocok menggunakan angle ini. Menghasilkan nuansa psikologi untuk membuat penonton bisa merasakan tenis tinggi dari sebuah konflik film karena bertujuan untuk membuat orang yang melihat foto ini akan menjadi bingung.

Itulah tadi beberapa keunggulan dari teknik bird eye angle dan beberapa teknik fotografi lainnya. Semoga artikel ulasan birds eye angle ini bermanfaat untuk Anda.

Related Articles

Leave a Comment