Home FOTOGRAFI 10 Tips Cara Foto Makanan Sederhana (Food Photography)

10 Tips Cara Foto Makanan Sederhana (Food Photography)

by Fitno Khaizan
contoh foto produk makanan

foto makanan sederhana

Dengan mengetahui cara foto makanan yang baik, tentunya hal ini merupakan element yang kuat bagi sebuah restoran ataupun suatu lokasi travel dalam rangka memperkenalkan dan mempromosikan identitas/jati dirinya dengan adanya foto menu makanan.

Mempromosikan lewat gambar-gambar atau foto-foto makanan yang tersedia, diharapkan dapat menarik simpati para calon konsumen untuk dapat berkunjung ke tempat usaha mereka.

Sering kita jumpai di media sosial foto promosi makanan dengan berbagai gaya yang estetik. Oleh karena itu, orang-orang terus berusaha mendapatkan atau menghasilkan foto-foto makanan yang memiliki tampilan yang bagus dan menggambarkan tempat usaha mereka masing-masing.

10 Tips Foto Makanan Agar Terlihat Menarik

Food photography adalah salah satu jenis fotografi yang mana objek pemotretan berupa makanan secara estetika. Fotografi makanan dapat diibaratkan sebagai seseorang misalnya Anda yang tengah melukis di atas kanvas, dimana keseluruhannya dimulai dari kanvas yang kosong.

Ketika Anda dapat menggambar dengan baik, maka akan terlihatkan keseimbangan yang sempurna dari seni dan realitas yang terdapat di dalam pikiran Anda.

Segala sesuatu yang ditempatkan dan ditampilkan di dalam foto adalah keputusan serta pilihan yang sempurna yang sudah dipertimbangkan dengan sebaik – baiknya oleh fotografer itu sendiri.

Melakukan Teknik Food photography untuk sebagian fotografer memang cukup sulit dilakukan dan cukup menguras pikiran. Hal ini disebabkan karena selain harus menyusun konsep dasar terkait pemotretan,

Juga perlu memperhatikan bahwa makanan yang akan dipotret sebagai objek utama dalam foto, harus terlihat tetap segar. sebagaimana ketika pertama kali makanan baru dihidangkan.

Nah, Agar dapat menghasilkan foto makanan yang menakjubkan dan keren, Berikut ini kami bagikan 10 tips memotret jitu yang dapat Anda terapkan sebagai pelaku Food Photography.

1. Gunakan Porsi Makanan Yang Sedikit

 cara foto makanan agar menarikPada umumnya, setiap orang makan dengan porsi yang terisi penuh, akan tetapi dalam food photography tidaklah demikian. Secara umum, ketika seseorang akan makan, tentulah mengharapkan porsi yang terisi penuh. Namun, tidaklah demikian pada Food Photography.

Gunakanlah porsi makanan yang sedikit dalam sebuah piring sebagai objek foto Anda. Porsi makanan dengan jumlah yang sedikit bisa menghadirkan lebih banyak perhatian pada makanan itu sendiri. Jadi, semakin sedikit porsi makanan yang akan di potret, maka hal tersebut semakin baik.

Selain itu, dengan menampilkan makanan dalam porsi yang sedikit, dapat menghadirkan gambaran yang menarik pada suatu makanan. Oleh sebab itu, beri ruang yang cukup pada foto agar audiens dapat melihat-lihat objek pada setiap foto makanan yang anda hasilkan.

Ingatlah, semakin banyak Anda menampilkan komponen yang ada pada foto, dapat membuat gambar kurang focus atau tidak jelas dan bahkan terlihat rumit.

Itulah mengapa sangat penting untuk mempertahakan kesederhanaan tampilan makanan yang akan anda potret sehingga dapat menghasilkan foto yang menakjubkan dan menarik.

2. Ambil Foto Makanan Ketika Masih Panas

foto makanan sederhanaMisalnya, apabila anda akan memotret subjek makanan yang biasa disajikan selagi hangat atau panas seperti capcay, maka menangkap tampilan uap yang masih hangat merupakan elemen yang sangat bagus bagi hasil foto.

Untuk itu, pengaturan kamera anda harus Anda setting sebelumnya, dan pastikan juga bahwa elemen pendukung seperti alat peraga atau yang lainnya juga sudah dipersiapkan.

Perlu diingat bahwa untuk memotret makanan yang masih panas, tentu terbatas waktunya, sebelum makanan menjadi dingin, sehingga Anda perlu manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memotret.

Apabila pada saat pemotretan, Anda tidak memiliki latar belakang yang gelap, maka Anda dapat menggunakan reflector atau cahaya tambahan agar subjek anda mendapatkan penerangan yang cukup.

Jika Anda telah mempersiapkan semuanya dengan tepat, maka hasil foto yang diperoleh akan sangat memuaskan.

3. Non Aktifkan On-Camera Flash Anda

foto menu makananBerdasarkan pengalaman, menggunakan sumber cahaya dari Flash kamera bawaan ketika memotret makanan bisa menghasilkan efek kurang bagus hasilnya. Flash kamera dapat menyebabkan cahaya dalam jumlah yang cukup besar terlihat menumpuk pada setiap daerah yang berlembab.

Cahaya menggunakan Flash dari kamera bawaan tidak hanya bisa mengganggu, namun juga akan membuat makanan menjadi tampak berminyak dan lembab. Oleh sebab itu, non aktifkan flash pada kamera anda ketika akan mengambil gambar makanan.

Penggunaan flash kamera juga dapat memunculkan gambaran bayangan yang tidak menarik dan aneh, yang akan terlihat pada foto makanan atau piringnya, atau malah keduanya. Maka dari itu, perlu diingat bahwa dengan pencahayaan yang lembut, Makanan biasanya dapat terlihat baik.

Anda bisa memanfaatkan sebaik mungkin jumlah cahaya alami yang ada di lingkungan seperti cahaya matahari di pagi hari atau sore disekitar pemotretan.

4. Gunakan Tripod Kamera

Gunakan Tripod KameraTripod merupakan suatu alat (perangkat) yang berfungsi untuk membantu anda ketika sedang melakukan fotografi makanan. Penggunakan Tripod bisa difungsikan agar kesetabilan kamera tetap terjaga atau tidak bergoyang pada saat pemotretan dilakukan.

Walaupun keberadaan tripod dapat diganti dengan meletakkan kamera pada sesuatu yang bisa menahan kamera seperti misalnya pada sebuah dinding.

Dengan adanya Tripod, seseorang dapat dengan mudah mengambil foto makanan, karena dengan memakai tripod sebagai menyangga kamera, tangan anda menjadi lebih bebas untuk mengatur gaya hidangan yang akan dipotret.

Baca Juga :

5. Pertahankan Warna Yang Ada

foto makanan khas indonesia Agar foto tidak terlihat mencolok, hindari menggunakan warna yang berlebihan (norak). Tetapi, hal ini tidak berarti bahwa anda tidak bisa menggabungkan warna-warna yang ada untuk bisa mendapatkan foto yang sempurna.

Faktanya, tidak setiap tempat bisa mendukung hasil pemotretan yang baik. Untuk itu, Anda perlu mempertimbangkan komposisi cahaya yang akan digunakan untuk mengatasi setiap unsur atau elemen pemotretan yang hilang yang umumnya menghadirkan efek yang baik di setiap gambar.

Kualitas foto anda bisa ditingkatkan dengan menggunakan kombinasi beberapa macam warna yang tepat dan sesuai. Oleh karena itu, pertimbangkan perbedaan dari setiap komponen yang ada dalam setiap makanan yang akan di foto, kemudian tempatkan juga alat-alat makan atau hiasan yang menghadirkan kontras bagus terhadap subjek anda.

Anda juga perlu menentukan kombinasi warna yang ingin digunakan, karena dengan mengatur komposisi yang benar dan tepat, maka hasil food photography anda akan memiliki daya tarik yang luar biasa.

6. Light is The King

kualitas food photographyDalam dunia fotografi, dikenal istilah: pencahayaan adalah raja. Namun bukanlah hal baik apabila tempat pemotretan memiliki pencahayaan yang terlalu besar. Oleh karena itu, kualitas food photography anda bisa ditingkatkan dengan dibantu alat – alat untuk mengontrol cahaya itu sendiri.

Sebaliknya, apabila cahaya yang anda gunakan jumlahnya terlalu sedikit, maka hasil foto anda menjadi kurang bagus, karena cahaya itu sangat perlu. Dapat dikatakan bahwa cahayalah yang menjadi atmosfir kehidupan pada setiap foto anda.

Maka dari itu, anda perlu memastikan bahwa anda menggunakan cahaya yang tidak terlalu sedikit ataupun tidak terlalu besar agar orang-orang yang melihat hasil foto Anda dapat tertarik dan terkesan.

Apabila pemotretan yang anda lakukan memanfaatkan cahaya alami misalnya sinar matahari langsung, sebaiknya anda menggunakan diffusor sehingga dapat meningkatkan kualitas dari pada cahaya tersebut.

Sedikit rahasia untuk anda yang akan memotret makanan dengan pencahayaan yang memanfaatkan cahaya alami (Sunlight), yaitu dengan melakukan blocking, ada juga yang menyebutnya “gobos”.

Cahaya sinar matahari yang anda gunakan seringkali jatuh pada alat peraga anda atau latar belakang  subjek foto, dimana cahaya itu menyebabkan tampilan yang menjadi sangat terang atau bisa jadi malah lebih terang dari subjek anda.

Untuk mengurangi intensitas cahaya agar tidak mengalahkan tampilan subjek anda, maka dapat digunakan black card. Black card adalah teknik yang juga penting untuk menghadirkan bayangan gelap pada gambar yang bergaya.

7. Gunakanlah Sudut (Angle) Yang Bervariasi

cara foto makananTidak sedikit foto – foto makanan yang memakai sudut foto (angle) yang sama. Di satu sisi, prinsip ini terkadang dapat berjalan baik.

Tapi di sisi lain, dalam pandangan yang lebih kreatif, foto – foto makanan yang dipotret dengan beragam angle (sudut foto) yang berbeda hampir selalu lebih mengesankan dan menarik dari pada hanya fokus dengan satu sudut foto (angle) saja.

Salah satu sudut foto (angle) yang klasik adalah memotret dengan arah lurus dari atas ke bawah. Memang tidak jelek, akan tetapi anda perlu mencoba untuk tidak menggunakan angle ini menjadi tampilan default,

Karena kita tidak ingin kehilangan sesuatu dalam menyoroti elemen penting dari suatu makanan karena menggunakan angle (sudut foto) seperti ini. Manfaatkan setiap angle (sudut foto) disetiap area pemotretan yang ada untuk menciptakan kualitas foto yang menarik.

Yang perlu anda sadari adalah bahwa konsep yang sudah tersusun di dalam pikiran anda belum tentu akan menghasilkan foto-foto yang terbaik. Hal inilah yang menjadi dasar agar dalam setiap pemotretan untuk tidak menggunakan satu angle (sudut foto) saja.

Apalagi, setiap angle (sudut foto) yang berbeda, hasilnya akan lebih baik untuk jenis foto yang berbeda pula. Artinya, ketika anda berhasil memperoleh gambar dari angle yang bagus pada subjek seperti cupcake,

Maka belum tentu angle (sudut foto) yang serupa akan menghasilkan gambar yang sama bagusnya pada subjek lain seperti ice cream misalnya. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian ketika memilih sudut foto (angle) anda.

8. Pertahankan Kesederhanaan

foto makanan enak dan lezatDalam setiap food photography, perencanaan merupakan hal yang penting, karena tanpa perencanaan yang tepat dan matang, kebanyakan tidak dapat menghasilkan gambar yang menarik.

Itulah mengapa, sebelum pemotretan dilakukan, Anda perlu melakukan perencanaan akan segala sesuatunya. Salah satunya yaitu merencanakan konsep tampilan food photography.

Perlu diperhatikan bahwa Food photography yang bagus menonjolkan kesederahanaan dari subjek makanan tersebut. Jika anda menyertakan komponen yang terlalu banyak pada subjek pemotretan anda, maka hal itu malah dapat mengganggu Perhatian orang,

Sehingga teralihkan dari subjek utama yang sebenarnya ingin anda tampikan untuk audiens anda. Oleh sebab itu, hindari menempatkan terlalu banyak komposisi pada subjek pemotretan, supaya orang yang melihat dapat lebih focus ke subjek utamanya.

Baca Juga: Perspektif 1 titik hilang

9. Tampilkan Bahan Dasar Makanan

foto makanan restoranSalah satu strategi untuk menghasilkan foto anda lebih fantastis lagi, cobalah untuk menghadirkan ornament berupa bahan dasar dari makanan tersebut.

Misalnya, ketika Anda akan memotret yogurt dengan rasa stroberi, maka Anda dapat menempatkan beberapa buah stroberi asli mengelilingi yogurt sebagai tambahan visual. Perpaduan warna dari buah straubery dan warna yogurtnya yang harmonis akan menghasilkan gambar yang menyenangkan untuk dilihat.

10. Foto Sambil Beraksi

bidang fotografi manapunCobalah mengabadikan moment – moment di mana penyaji makanan sedang beraksi dalam mengolah makanan tersebut, seperti misalnya sedang menaburkan coklat di atas sebuah kue,

Atau aksi lain seperti memotong atau mengiris, maupun menyeduh sup. Hal ini patut anda coba karena dapat menambah impact yang jauh luar biasa untuk membuat anda lebih kreatif.

Kesimpulan

Pada dasarnya, setiap bidang fotografi manapun, apakah itu fotografi produk atau pun fotografi makanan, semuanya memerlukan proses untuk bisa mendapatkan hasil yang bagus di setiap pemotretan.

Kunci sukses ketika memulai fotografi makanan adalah semangat, latihan, ketekunan dan kesabaran untuk tidak mudah menyerah sampai semua prosesnya selesai. Mungkin di awal, hasil pertama yang anda peroleh masih jauh dari harapan. Tidak apa, teruslah berusaha dan belajar.

Nah itulah bahasan singkat pembahasan food fotografi untuk pemula semoga bermanfaat, dan bisa menjadi referensi untuk diterapkan. Terima Kasih

Related Articles

Leave a Comment